Skip to main content

Tak Akan Lari Mimpi Dikejar



Aku adalah seorang yang banyak memiliki mimpi. Ketika aku menceritakan mimpiku kepada teman atau saudara, terkadang mereka meremehkan mimpi ku, karena mereka menganggap bahwa mimpi ku terlalu muluk-muluk, terlalu idealis, terlalu tinggi, atau tidak mungkin untuk terjadi.

Tapi jauh dalam hati ku, dari begitu banyaknya mimpi yang aku punya, aku sangat yakin beberapa mimpiku akan tercapai meskipun tidak semua. Apa yang aku impikan  akan terwujud selama Tuhan menghendaki. Dan waktu yang akan merealisasikan mimpi ku. Jadi aku hanya perlu berusaha, berdoa dan menunggu waktu yang tepat sampai mimpi ku terwujud.

Ada pepatah, mimpi tanpa usaha itu hanyalah angan-angan. Untuk mewujudkan mimpi, kita harus menyusun langkah dan strategi serta menentukan target waktu, kapan mimpi itu bisa diwujudkan. Tiap tahun aku selalu meniatkan dalam hati minimal satu mimpi aku harus tercapai. Mimpi kecil atau besar tidak masalah, yang penting mimpiku menjadi kenyataan.

Aku bermimipi suatu saat aku memiliki Rumah Pemberdayaan. Kenapa?
Aku prihatin dengan kondisi yang aku lihat di sekitarku. Anak-anak kecil berkeliaran di jalanan mengamen atau mengemis atau bahkan ada yang dianggap menjadi pengganggu dan sampah masyarakat.  Anak-anak tersebut tiidak sekolah, tidak mendapatkan perhatian dari orang tuanya, kehilangan masa kecil untuk mencari nafkah, kehilangan hak nya sebagai anak-anak untuk bermain, dan hidup sehat serta terawat, dan lain sebagainya. Anak-anak yang berkeliaran di jalanan itu suatu saat akan menjadi generasi penerus bangsa ini. Apa yang akan terjadi jika mereka tidak dibina dan dididik. Hancurlah masa depan bangsa ini.

Aku ingin memiliki rumah yang bisa menampung anak-anak jalanan. Melalui rumah Pemberdayaan aku ingin mengumpulkan orang-orang yang kompeten untuk mendidik, membina, memberi pengetahuan dan keterampilan  kepada anak-anaka jalanan tersebut sehingga mereka bisa berdaya. Berdaya dalam artian menjadi manusia yang berguna, baik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitarnya. Memang untuk membangun rumah pemberdayaan ini tidak mudah, dan pasti akan dipelukan biaya yang besar. Tapi aku berharap suatu saat nanti Tuhan mengabulkan mimpiku.

Untuk mewujudkan mimpi Rumah Pemberdayaan, aku memiliki cita-cita untuk kuliah lagi. Aku ingin memiliki tambahan ilmu yang cukup supaya aku bisa menjadi motivator sekaligus pelaksana dari Rumah Pemberdayaan yang ingin aku wujudkan. Aku harus membekali diriku dengan ilmu yang bermanfaat dan pengalaman yang cukup.  Jika Tuhan menghendaki untuk mengabulkan mimpiku tahun depan aku ingin kuliah S2. Usaha ku saat ini untuk mewujudkan mimpiku itu adalah dengan mencari beasiswa. Semoga cita-cita ku ini bisa terwujud tahun depan.

Memiliki Rumah Pemberdayaan dan Kuliah S2 adalah sedikit dari mimpi-mimpi yang aku ingin capai. Masih banyak mimpi-mimpi lainnya yang ingin aku capai. Seperti kebanyakan orang yang bermimpi ingin memiliki rumah bagi yang belum punya rumah, ingin menikah bagi yang belum menikah, ingin memiliki kendaraan bagi yang belum memiliki kendaraan, ingin memiliki anak bagi yang belum memiliki anak, ingin pergi ke tanah suci bagi yang belum ber-Haji dan masih banyak lagi. Semua keinginan manusia normal pada umumnya aku pun ingin bisa meraihnya. Memang saat ini semua mimpi itu belum bisa aku raih. Namun, aku tetap memiliki keyakinan, aku pasti bisa meraih mimpi-mimpi itu. Seperti yang aku sebutkan sebelumnya, semuanya tergantung dari waktu dan proses untuk mewujudkannya. Manusi berusaha, Tuhan berkehendak, maka tidak ada yang tidak mungkin.


Mengejar mimpi bukanlah hal yang sia-sia. Tidak punya mimpi itu yang sia-sia.  Isilah hidup dengan mewujudkan mimpi. Maka hidupmu akan terasa lebih hidup. Tak akan lari mimpi dikejar, semakin kita mengejar maka akan semakin dekat mimpi itu untuk diraih. Selamat bermimpi, dan jangan pernah meremehkan mimpi mu sendiri. Yuk, tuliskan mimpi-mimpi mu dengan mengikuti Blog Kontes dengan Tema Mengejar Mimpi, siapa tau melalui kontes ini satu dari mimpimu bisa terwujud.

Comments

  1. sip teh ani, semoga mimpinya jadi kenyataan ya, mimpinya bagus untuk generasi bangsa

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Menyembuhkan Diare Pada Kucing

Teman-teman pecinta kucing pernah mengalami kucingnya sakit diare kah? Kucing saya pernah nih. Saya punya dua ekor kucing. Yang besar kucing lokal Indonesia, alias kucing kampung dan yang kecil kucing persia.  Yang besar bernama Phiu, adik angkatnya yang kecil bernama Pow .Nih fotonya nampang dibawah... ^_^.

Dulu pertama kali memelihara Phiu, dia sempat terkana diare. Tiga hari berturut-turut intensitas buang airnya sering dan kotorannya berupa cairan, tidak padat seperti kucing  sehat. Kemudian saya membeli obat ke petshop dan dokter hewan disana memberi obat racikan berupa kapsul. Dokter memberi obat buat jatah 3 hari, namun ternyata baru satu kali minum obat, si Phiu sudah sembuh. Phiu kucingnya memang tidak terlalu merepotkan, ketika diberi kapsul obat mencret langsung ditelan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kena diare lagi. Sehat terus ya Phiu .... :*

Cara Alami Menyembuhkan Demam Pada Kucing dengan Madu

Jika kucing yang kita pelihara sakit, lebih baik kita membawanya ke dokter hewan. Karena Dokter Hewan adalah orang yang paling kompeten dan tahu bagaimana cara terbaik untuk menyembuhkan kucing yang sakit. Jika kita memiliki dana yang cukup untuk mengobati kucing, sebaiknya segera diperiksakan saja ke dokter hewan.
Namun jika dana kita terbatas (khususnya saya), saya akan mencoba alternatif lain terlebih dahulu yang memerlukan biaya lebih murah untuk mngobati kucing kesayangan saya. Karena disesuaikan juga dengan kondisi ekonomi saya saat ini.
Melalui tulisan ini saya ingin berbagi dengan teman-teman pecinta kucing ketika kucing saya mengalami sakit. Saya hanya menuliskan berdasarkan pengalaman saja. Saya pernah membawa kucing saya ke Dokter Hewan dan satu kali pemeriksaan ditambah pembelian obat-obatan saat itu menghabiskan uang diatas 200 ribu. Jika hanya setahun sekali atau dua kali, saya masih bisa lah menyisihkan uang untuk biaya perawatan kucing  jika terkena penyakit. Namun jika …

Berlibur ke The Jungle Water Park

Senangnya ketika kita berjanji, dan janji itu bisa ditepati. Beberapa bulan yang lalu saya berjanji kepada keponakan untuk mengajak mereka berlibur ke The Jungle Water Park. Karena Allah saya bisa mewujudkan janji saya ini. Janji ini terlaksana ketika liburan panjang akhir Tahun 2015 lalu.
Sebagai bentuk rasa syukur, karena nikmat yang diberikan oleh Allah swt, saya mengajak kedua orang tua, kakak dan kakak ipar bersama anak-anaknya serta adik bapak yang perempuan bersama anak perempuannya, paman dan bibi dan kedua anak lelakinya. Kebetulan memang kesamaan hobby kami semua adalah berenang dan bermain di wahana air. Khususnya kedua ponakan, Raisya dan Haura  mereka sangat suka sekali bermain air. Alhamdulillah akhir tahun ini ada saya dapat cukup rejeki, untuk bisa mengajak keluarga saya bermain di The Jungle Water Park ini.