Skip to main content

#JourneyToSyari : Meraih Cinta Allah dengan Berpakaian Syari

Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman , agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakan perhiasannya (auratnya) kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung/khimar ke dadanya ...” (Q.S An.Nur ayat 33)
Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu adalah agar mereka lebih mudah dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun Maha Penyayang” (Q.S. Al-Ahzab Ayat 59)
Jika membaca kedua ayat diatas, sangat jelas bahwa menutup aurat secara syari bukanlah pilihan, tapi itu adalah kewajiban yang diperintahkan Allah. Menutup aurat secara syari mencerminkanidentitas seorang muslimah.
Syarat Pakaian Muslimah yang Syari (mengutip dari cermah Ustad Aam Amirudin) : Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tanganTidak ketat dan membentuk lekuk tubuhTidak trans…

Mengusir OPT dengan Suren


Daun Suren
Dapak negatif dari penggunaan pestisida sintetis yaitu  berupa resurgensi ( peningkatan populasi hama sasaran lebih tinggi daripada tingkat populasi sebelumnya), resistensi, matinya populasi musuh alami dan pencemaran lingkungan melalui residu yang ditinggalkan, serta terjadinya keracunan pada manusia (Oka,1995).


Selain dampak negatif yang ditimbulkan seperti disebutkan diatas, harga dari pestisida sintesis ini relatif mahal. Oleh karena itu sebagai solusi dari kedua permasalahan tersebut, alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan membuat pestisida nabati yang memanfaatkan bahan-bahan hayati yang ada di sekitar kita. Salah satu contoh lokasi adalah di Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.

Di Desa Parakan Garokgek ini,  saya melihat ada banyak Pohon Suren (Toona surent). Dari pohon suren, daunnya  bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk membuat Pestisida Nabati.


Cara Pembuatan Pestisida Nabati

Kandungan kimia daun suren
Mengandung surenon, surenin dan surenolakton

Cara kerja
Mempengaruhi aktifitas makan, gangguan pada sistem reproduksi, bersifat mengusir hama.

Cara kerja pembuatan pestisida alami
Daun ditumbuk halus, direndam dalam air dengan konsentrasi 25-50 gram/liter air selama 24 jam, sehingga didapatkan larutan pestisda nabati yang siap diaplikasikan.

OPT sasaran
Tungau, welang sengit, kutu kebul, ulat dan kutu daun.

Membuat pestisida nabati ini mudah. Selain itu juga murah. 



 .... Selamat Mencoba !!! ....



DAFTAR PUSTAKA:
  • Anonim, 2001, Pengenalan Tanaman Pestisida nabati. Bagian Proyek Pengendalian Hama Terpadu Perkebunan Rakyat Jawa Barat. Bandung.
  • Kardinan, Agus. 2000. Pestisida Nabati Ramuan dan Aplikasi. PT Penebar Swadaya. Jakarta.
  •  Photo Dokumentasi : Atiek Eliafatin, S.Pt. Muhroji, S.ST.
  • Modul : Mengenal Pestisida Nabati dan Cara Pengolahannya.

Comments

  1. tetep penulisnya nampang hehe, hasil observasi sama praktek di sana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,,, :D
      Kasih masukan dong, kalo tulisan nya masih ga bagus :... asa teu PD wae... ehheehe

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Menyembuhkan Diare Pada Kucing

Teman-teman pecinta kucing pernah mengalami kucingnya sakit diare kah? Kucing saya pernah nih. Saya punya dua ekor kucing. Yang besar kucing lokal Indonesia, alias kucing kampung dan yang kecil kucing persia.  Yang besar bernama Phiu, adik angkatnya yang kecil bernama Pow .Nih fotonya nampang dibawah... ^_^.

Dulu pertama kali memelihara Phiu, dia sempat terkana diare. Tiga hari berturut-turut intensitas buang airnya sering dan kotorannya berupa cairan, tidak padat seperti kucing  sehat. Kemudian saya membeli obat ke petshop dan dokter hewan disana memberi obat racikan berupa kapsul. Dokter memberi obat buat jatah 3 hari, namun ternyata baru satu kali minum obat, si Phiu sudah sembuh. Phiu kucingnya memang tidak terlalu merepotkan, ketika diberi kapsul obat mencret langsung ditelan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kena diare lagi. Sehat terus ya Phiu .... :*

Cara Alami Menyembuhkan Demam Pada Kucing dengan Madu

Jika kucing yang kita pelihara sakit, lebih baik kita membawanya ke dokter hewan. Karena Dokter Hewan adalah orang yang paling kompeten dan tahu bagaimana cara terbaik untuk menyembuhkan kucing yang sakit. Jika kita memiliki dana yang cukup untuk mengobati kucing, sebaiknya segera diperiksakan saja ke dokter hewan.
Namun jika dana kita terbatas (khususnya saya), saya akan mencoba alternatif lain terlebih dahulu yang memerlukan biaya lebih murah untuk mngobati kucing kesayangan saya. Karena disesuaikan juga dengan kondisi ekonomi saya saat ini.
Melalui tulisan ini saya ingin berbagi dengan teman-teman pecinta kucing ketika kucing saya mengalami sakit. Saya hanya menuliskan berdasarkan pengalaman saja. Saya pernah membawa kucing saya ke Dokter Hewan dan satu kali pemeriksaan ditambah pembelian obat-obatan saat itu menghabiskan uang diatas 200 ribu. Jika hanya setahun sekali atau dua kali, saya masih bisa lah menyisihkan uang untuk biaya perawatan kucing  jika terkena penyakit. Namun jika …

Sudah B2SA kah Makanan yang kita konsumsi?

Setiap individu pasti membutuhkan pangan yang berkualitas untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif. Konsumsi pangan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung zat gizi lengkap dengan jumlah yang berimbang antar kelompok pangan, serta memperhatikan cita rasa , daya cerna, daya terima dan daya beli masyarakat. Pola konsumsi pangan sehat tersebut dikenal dengan istilah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman.
Implementasi konsumsi pangan yang memenuhi prinsip B2SA dalam keluarga dilakukan melalui pemilihan bahan pangan dan penyusunan menu. Kualitas konsumsi dipengaruhi oleh keragaman jenis pangan yang dikonsumsi. Pengetahuan akan pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang