Skip to main content

Es Serut Manggala (Mangga & Pala )

Pala merupakan tanaman lokal yang banyak ditanam oleh petani yang ada di Kecamatan Tamansari. Yang bernilai ekonomis tinggi dari buah pala ini adalah bijinya. Dari biji ini dihasilkan minyak pala yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri obat-obatan atau kosmetik. Biasanya petani pala yang ada di Kecamatan Tamansari, Kabupatn Bogor, hanya memanfaatkan biji pala nya saja untuk dijual, sedangkan daging kulit palanya tidak dimanfaatkan atau bahkan dibuang.


Dalam rangka memanfaatkan dan meningkatkan nilai tambah serta nilai ekonomi dari kulit buah pala ini, KWT anggrek yang ada di Kp. Pangkalan Ds. Sukajaya, Kec. Tamansari, Kab. Bogor mempelajari dan memperaktekan cara mengolah buah pala menjadi es serut Manggala (Mangga dan Pala). Jika sedang musimnya, buah mangga dan buah pala sangat mudah diperoleh, baik dari kebun sendiri atau juga membeli di petani atau pasar terdekat yang ada di Desa.


Praktek Pembuatan Es Serut Manggala
Sebagai narasumber dari praktek pembuatan Es Serut Manggaa ini adalah rekan kerja saya, seorang penyuluh pertanian  bernama Ibu Hatifah Nurtilawati yang bekerja di Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutahan (BKP5K) Kabupaten Bogor.

Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan es serut manggala:
Bahan untuk sirup pala:
Pala : 0,5 kg
Garam : 2 sdm
Gula : 0.5 kg
Air matang : 1 liter
Bahan tambahan untuk penyajian:
Mangga : 0,5 kg dikupas dan diiris tipis
Es batu : secukupnya
Air matang: secukupnya

Cara membuat:
  1. Pala dikupas, dipotong dua dan dibersihkan menggunakan air matang
  2. Larutkan garam dengan air matang, diamkan
  3. Parut pala, kemudian masukan ke larutan garam, endapkan selama 5-8 jam (semakin lama, semakin kental sirupnya akan semakin baik)
  4. Setelah diendapkan, pala disaring. Pisahkan ampas dan sirup pala kemudian dinginkan
  5. Ampas pala diiris tipis sesuai selera, campurkan dengan sirup pala
  6. Cara meyajikan masukan 2 sendok/sinduk pala kedalam gelas atau cup, kemudian isi dengan es batu dan air sesuai selera, dan tambahkan buah mangga secukupnya





Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Menyembuhkan Diare Pada Kucing

Teman-teman pecinta kucing pernah mengalami kucingnya sakit diare kah? Kucing saya pernah nih. Saya punya dua ekor kucing. Yang besar kucing lokal Indonesia, alias kucing kampung dan yang kecil kucing persia.  Yang besar bernama Phiu, adik angkatnya yang kecil bernama Pow .Nih fotonya nampang dibawah... ^_^.

Dulu pertama kali memelihara Phiu, dia sempat terkana diare. Tiga hari berturut-turut intensitas buang airnya sering dan kotorannya berupa cairan, tidak padat seperti kucing  sehat. Kemudian saya membeli obat ke petshop dan dokter hewan disana memberi obat racikan berupa kapsul. Dokter memberi obat buat jatah 3 hari, namun ternyata baru satu kali minum obat, si Phiu sudah sembuh. Phiu kucingnya memang tidak terlalu merepotkan, ketika diberi kapsul obat mencret langsung ditelan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kena diare lagi. Sehat terus ya Phiu .... :*

Cara Alami Menyembuhkan Demam Pada Kucing dengan Madu

Jika kucing yang kita pelihara sakit, lebih baik kita membawanya ke dokter hewan. Karena Dokter Hewan adalah orang yang paling kompeten dan tahu bagaimana cara terbaik untuk menyembuhkan kucing yang sakit. Jika kita memiliki dana yang cukup untuk mengobati kucing, sebaiknya segera diperiksakan saja ke dokter hewan.
Namun jika dana kita terbatas (khususnya saya), saya akan mencoba alternatif lain terlebih dahulu yang memerlukan biaya lebih murah untuk mngobati kucing kesayangan saya. Karena disesuaikan juga dengan kondisi ekonomi saya saat ini.
Melalui tulisan ini saya ingin berbagi dengan teman-teman pecinta kucing ketika kucing saya mengalami sakit. Saya hanya menuliskan berdasarkan pengalaman saja. Saya pernah membawa kucing saya ke Dokter Hewan dan satu kali pemeriksaan ditambah pembelian obat-obatan saat itu menghabiskan uang diatas 200 ribu. Jika hanya setahun sekali atau dua kali, saya masih bisa lah menyisihkan uang untuk biaya perawatan kucing  jika terkena penyakit. Namun jika …

Berlibur ke The Jungle Water Park

Senangnya ketika kita berjanji, dan janji itu bisa ditepati. Beberapa bulan yang lalu saya berjanji kepada keponakan untuk mengajak mereka berlibur ke The Jungle Water Park. Karena Allah saya bisa mewujudkan janji saya ini. Janji ini terlaksana ketika liburan panjang akhir Tahun 2015 lalu.
Sebagai bentuk rasa syukur, karena nikmat yang diberikan oleh Allah swt, saya mengajak kedua orang tua, kakak dan kakak ipar bersama anak-anaknya serta adik bapak yang perempuan bersama anak perempuannya, paman dan bibi dan kedua anak lelakinya. Kebetulan memang kesamaan hobby kami semua adalah berenang dan bermain di wahana air. Khususnya kedua ponakan, Raisya dan Haura  mereka sangat suka sekali bermain air. Alhamdulillah akhir tahun ini ada saya dapat cukup rejeki, untuk bisa mengajak keluarga saya bermain di The Jungle Water Park ini.