Skip to main content

Orasi Ilmiah Widyaiswara Ahli Utama Kementan RI

Pada hari Kamis, tanggal 26 mei 2016 , Bertempat di Aula Komplek Surya. Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor menyelenggarakan Orasi Ilmiah Widyaiswara Ahli Utama Kementrian Pertanian.  Orasi Ilmiah ini dihadiri oleh Deputy Bidang Pendidikan dan Pelatihan Aparatur, Lembaga Administrasi Negara, Bapak  Dr Muhammad Idris, M.Si dan Pejabat Tinggi lainnya di lingkup Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Selain tu juga dihadiri oleh lebih dari 100 orang peserta tamu undangan.




Dalam Orasi Ilmiah ini di isi oleh Tiga  Orator, mereka adalah :

1. Bapak DR.Ir. Winny Dian Wibawa, M.Sc.

    "Pemberdayaan BP3K Melalui Pelatihan Manajemen Pimpinan Dalam Mensukseskan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian".

2. Ibu Ir. Yusni Emilia Harahap, MM.
    " Penguatan Kepemimpinan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah dan Kediklatan yang Harus Dikembangkan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN."

3. Bapak DR.Ir. Bambang Budhianto
    "Penerapan Kepemimpinan Perbenihan Tanaman Pangan Mendukung Pencapaian Kedaulatan Pangan dan Kediklatan yang Harus Dibangun "

Orasi Ilmiah ini diselenggarakan sebagai Prasyarat bagi Para Orator untuk menduduki jabatan Fungsional Widyaiswara Ahli Utama di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Bogor.


Comments

  1. ah aku gak diajak, diklat ini keren, beda banget sama diklat yg di sebelah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, nanti jg ada lagi, bisa ikutan lg

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Menyembuhkan Diare Pada Kucing

Teman-teman pecinta kucing pernah mengalami kucingnya sakit diare kah? Kucing saya pernah nih. Saya punya dua ekor kucing. Yang besar kucing lokal Indonesia, alias kucing kampung dan yang kecil kucing persia.  Yang besar bernama Phiu, adik angkatnya yang kecil bernama Pow .Nih fotonya nampang dibawah... ^_^.

Dulu pertama kali memelihara Phiu, dia sempat terkana diare. Tiga hari berturut-turut intensitas buang airnya sering dan kotorannya berupa cairan, tidak padat seperti kucing  sehat. Kemudian saya membeli obat ke petshop dan dokter hewan disana memberi obat racikan berupa kapsul. Dokter memberi obat buat jatah 3 hari, namun ternyata baru satu kali minum obat, si Phiu sudah sembuh. Phiu kucingnya memang tidak terlalu merepotkan, ketika diberi kapsul obat mencret langsung ditelan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kena diare lagi. Sehat terus ya Phiu .... :*

Cara Alami Menyembuhkan Demam Pada Kucing dengan Madu

Jika kucing yang kita pelihara sakit, lebih baik kita membawanya ke dokter hewan. Karena Dokter Hewan adalah orang yang paling kompeten dan tahu bagaimana cara terbaik untuk menyembuhkan kucing yang sakit. Jika kita memiliki dana yang cukup untuk mengobati kucing, sebaiknya segera diperiksakan saja ke dokter hewan.
Namun jika dana kita terbatas (khususnya saya), saya akan mencoba alternatif lain terlebih dahulu yang memerlukan biaya lebih murah untuk mngobati kucing kesayangan saya. Karena disesuaikan juga dengan kondisi ekonomi saya saat ini.
Melalui tulisan ini saya ingin berbagi dengan teman-teman pecinta kucing ketika kucing saya mengalami sakit. Saya hanya menuliskan berdasarkan pengalaman saja. Saya pernah membawa kucing saya ke Dokter Hewan dan satu kali pemeriksaan ditambah pembelian obat-obatan saat itu menghabiskan uang diatas 200 ribu. Jika hanya setahun sekali atau dua kali, saya masih bisa lah menyisihkan uang untuk biaya perawatan kucing  jika terkena penyakit. Namun jika …

Bangga di Banggai – Mengintip Pesona Luwuk Banggai

Menulis adalah salah satu upaya saya dalam mewujudkan mimpi. Salah satu yang menjadi mimpi saya  adalah bisa menjelajah seluruh pulau yang ada di Indonesia. Yah, minimal seluruh pulau besarnya saja.  Kenapa? Karena Indonesia itu Indah. Kalau ditanya, sudah berapa pulau di Indonesia yang pernah saya kunjungi? Masih bisa dihitung dengan jari sih. Pulau yang pernah saya kunjungi diantaranya Sumatera (Palembang), Bangka, Bali dan Sulawesi (Makassar). Kalau pulau  Jawa  tidak termasuk yah, hehe, karena saya lahir dan besar di Pulau Jawa (Jawa Barat). 
Dulu saya mempunyai cita-cita ingin bekerja  di Kementrian, khususnya kementrian Pertanian. Karena saya beranggapan, jika bekerja di level kementrian, tentunya akan sering melakukan perjalanan dinas, bukan hanya dalam Indonesia, tapi bisa jadi luar Indonesia juga. Terbayang dong  pasti seru bisa bekerja sambil jalan-jalan.#MimpiKaliYeee
Tapi saat ini takdir berkata lain, saya hanya bisa bekerja di daerah selevel Kecamatan. Meskipun demikian sa…