Skip to main content

Pengalaman Phiu Mengunjungi Dokter Hewan

Ini adalah kali ke dua, saya mengajak Phiu kucing kesayangan saya ke dokter hewan.

Yang pertama kali hampir setahun yang lalu, Phiu saya bawa ke dokter hewan adalah untuk di kastrasi alias di kebiri. Tujuan saya mengkastrasi Phiu adalah agar lebih sehat. Selain itu juga untuk mencegah penambahan populasi kucing, supaya tidak beranak terus.

Yang kedua, kenapa saya membawa phiu ke dokter hewan, karena phiu mengalami kerontokan pada bulu nya. Kata orang-orang yang punya pengalaman memelihara kucing, bulu kucing akan rontok karena pengaruh birahi.

Awalnya saya menganggap seperti itu,tapi setelah hampir setahun, bulu phiu tidak seperti dulu . Dulu bulu nya tebal, sekarang tipis dan kadang botak-botak di bagian kepala.

Saya ingin Phiu menjadi kucing yang tampan lagi, seperti dulu. Dan juga ingin agar Phiu selalu sehat. Karena Phiu adalah hewan kesayangan saya.

Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit pengalaman ketika memeriksakan kucing kesayangan kita ke dokter hewan.

Sebagai penyayang kucing, kita harus mengenal karakter kucing kesayangan kita. Tentunya kita sebagai majikan pasti tau, bagaimana karakter kucing kita, karena kita lah yang sehari-hari ada bersama kucing kita

Nah, ternyata kucing saya si Phiu, cukup merepotkan ketika diperiksa ke dokter hewan. Kenapa?

Phiu ini kucingnya sedikit temperamen, jadi aga agresif jika bertemu orang atau lingkungan baru. Kadang dia lari atau sembunyi jika ada orang yang tidak dikenal.

Ketika petugas di dokter hewan akan memeriksa, berat badan, detak jantung dan suhu badannya, phiu seperti ketakutan malah mengejang marah. Jadi merepotkan petugasnya deh, hehe... malah phiu sempat lari dalam ruangan pemeriksaan, jadi kita kewalahan.

Nah, bagaimana dengan karakter kucing kesayangan mu? Apakah seperti phiu kucing kesayangan saya? Atau malah lebhh kalem, ramah ketika bertemu orang baru. :)

Comments

  1. Piu piu, sehat selalu ya, jadi pingin pelihara kucing

    ReplyDelete
  2. Hayuk pelihara, buat alfi, hehe

    ReplyDelete
  3. mbak mana sih foto phiu.. pengen liat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada disini foto phiu nya
      http://www.aprinotes.id/2015/10/phiu-indonesian-domestic-short-hair-cat.html

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Menyembuhkan Diare Pada Kucing

Teman-teman pecinta kucing pernah mengalami kucingnya sakit diare kah? Kucing saya pernah nih. Saya punya dua ekor kucing. Yang besar kucing lokal Indonesia, alias kucing kampung dan yang kecil kucing persia.  Yang besar bernama Phiu, adik angkatnya yang kecil bernama Pow .Nih fotonya nampang dibawah... ^_^.

Dulu pertama kali memelihara Phiu, dia sempat terkana diare. Tiga hari berturut-turut intensitas buang airnya sering dan kotorannya berupa cairan, tidak padat seperti kucing  sehat. Kemudian saya membeli obat ke petshop dan dokter hewan disana memberi obat racikan berupa kapsul. Dokter memberi obat buat jatah 3 hari, namun ternyata baru satu kali minum obat, si Phiu sudah sembuh. Phiu kucingnya memang tidak terlalu merepotkan, ketika diberi kapsul obat mencret langsung ditelan. Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah kena diare lagi. Sehat terus ya Phiu .... :*

Cara Alami Menyembuhkan Demam Pada Kucing dengan Madu

Jika kucing yang kita pelihara sakit, lebih baik kita membawanya ke dokter hewan. Karena Dokter Hewan adalah orang yang paling kompeten dan tahu bagaimana cara terbaik untuk menyembuhkan kucing yang sakit. Jika kita memiliki dana yang cukup untuk mengobati kucing, sebaiknya segera diperiksakan saja ke dokter hewan.
Namun jika dana kita terbatas (khususnya saya), saya akan mencoba alternatif lain terlebih dahulu yang memerlukan biaya lebih murah untuk mngobati kucing kesayangan saya. Karena disesuaikan juga dengan kondisi ekonomi saya saat ini.
Melalui tulisan ini saya ingin berbagi dengan teman-teman pecinta kucing ketika kucing saya mengalami sakit. Saya hanya menuliskan berdasarkan pengalaman saja. Saya pernah membawa kucing saya ke Dokter Hewan dan satu kali pemeriksaan ditambah pembelian obat-obatan saat itu menghabiskan uang diatas 200 ribu. Jika hanya setahun sekali atau dua kali, saya masih bisa lah menyisihkan uang untuk biaya perawatan kucing  jika terkena penyakit. Namun jika …

Berlibur ke The Jungle Water Park

Senangnya ketika kita berjanji, dan janji itu bisa ditepati. Beberapa bulan yang lalu saya berjanji kepada keponakan untuk mengajak mereka berlibur ke The Jungle Water Park. Karena Allah saya bisa mewujudkan janji saya ini. Janji ini terlaksana ketika liburan panjang akhir Tahun 2015 lalu.
Sebagai bentuk rasa syukur, karena nikmat yang diberikan oleh Allah swt, saya mengajak kedua orang tua, kakak dan kakak ipar bersama anak-anaknya serta adik bapak yang perempuan bersama anak perempuannya, paman dan bibi dan kedua anak lelakinya. Kebetulan memang kesamaan hobby kami semua adalah berenang dan bermain di wahana air. Khususnya kedua ponakan, Raisya dan Haura  mereka sangat suka sekali bermain air. Alhamdulillah akhir tahun ini ada saya dapat cukup rejeki, untuk bisa mengajak keluarga saya bermain di The Jungle Water Park ini.